Akses Vital Terputus, Jembatan Rimbo Janduang Sudah 7 Bulan Dibiarkan Ambruk


POLITIKSUMAkses Vital Terputus, Jembatan Rimbo Janduang Sudah 7 Bulan Dibiarkan AmbrukBAR, Pasaman Barat — Ketua Umum Pergerakan Pemuda Pasaman Barat (PEPPASBAR), Almaizet Putra, menyoroti kondisi jembatan di Jorong Rimbo Janduang, Nagari Lingkuang Aua Baru, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, yang sudah lebih dari tujuh bulan ambruk namun belum juga mendapatkan perbaikan dari pemerintah.

Jembatan tersebut merupakan akses vital bagi masyarakat setempat. Selain menjadi jalur lintas antarkabupaten, jembatan ini juga digunakan setiap hari oleh warga untuk berbagai aktivitas, termasuk oleh para pelajar yang menuju pusat pendidikan.

Menurut Almaizet, kerusakan jembatan tersebut tidak hanya mengganggu mobilitas warga, tetapi juga berdampak pada perekonomian dan pendidikan masyarakat sekitar.

“Sudah lebih kurang tujuh bulan jembatan ini ambruk. Jalan ini merupakan akses vital bagi warga untuk beraktivitas sehari-hari, termasuk menuju sekolah, pasar, serta lahan pertanian,” ujar Almaizet yang juga merupakan pemuda setempat, Jumat (7/11/2025).

Ia menegaskan bahwa kondisi tersebut seharusnya menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Jembatan itu, kata Almaizet, memegang peranan penting sebagai penghubung antarjorong dan penopang kegiatan ekonomi warga.

“Kami berharap Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki jembatan ini. Jangan tunggu ada korban baru bertindak,” tegasnya.

Almaizet juga meminta pemerintah daerah beserta instansi terkait untuk segera turun ke lapangan dan melakukan perbaikan darurat agar akses masyarakat tidak semakin terganggu.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya perhatian pemerintah terhadap infrastruktur pedesaan, terutama yang berkaitan langsung dengan aktivitas ekonomi dan pendidikan masyarakat.

“Pemerintah harus memiliki prioritas pembangunan yang benar-benar menyentuh kebutuhan warga. Jembatan ini adalah urat nadi kehidupan masyarakat,” katanya.